PREDIKSI TEMPERATUR OPERASIONAL TUBE HEATER PADA UNIT PENGOLAHAN MINYAK MENTAH AGAR MENCAPAI UMUR OPERASI 100.000 JAM

Authors

  • Hadi Sunandrio Balai Besar Teknologi Kekuatan Struktur
  • Rinaldi Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Keywords:

Reformer Tube, Pengujian Creep, Larson-Miller Parameter, Umur Sisa

Abstract

Keberadaan Tube Reformer yang digunakan pada unit pengolahan minyak atau industri petrokimia yang ada di Indonesia sudah mendekati batas umur disain, bahkan sudah ada yang diganti. Salah satu Tube Reformer yang telah dioperasikan selama ± 25 tahun akan diprediksi umur sisanya. Karena pada saat dilakukan pemeriksaan in-situ metalografi didapat struktur mikro yang telah mengalami kerusakan berupa creep void stadium 2 (menurut standard TRD 508-ERA Technology )dan dianjurkan untuk dilakukan Pengujian Mulur (Stress Rupture Test/Creep Test )di laboratorium, untuk memprediksi sisa umur pakai dari Tube Reformer tersebut. Pada tulisan ini akan disajikan suatu hasil pengujian creep dari Tube Reformer, yang kemudian diekstrapolasi sehingga menghasilkan grafik LMP vs Tegangan, yang merupakan kombinasi tiga parameter yaitu waktu (time to rupture ), logaritma tegangan dan suhu operasi menjadi satu kurva yang disebut Kurva Master Larson-Miller Parameter (LMP Master Curve ). Selanjutnya parameter ini dapat digunakan untuk menghitung sisa umur material yang dioperasikan pada suhu tinggi digunakan persamaan Larson-Miller Parameter (LMP )

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2014-06-30

How to Cite

Sunandrio, H., & Rinaldi. (2014). PREDIKSI TEMPERATUR OPERASIONAL TUBE HEATER PADA UNIT PENGOLAHAN MINYAK MENTAH AGAR MENCAPAI UMUR OPERASI 100.000 JAM. SAINSTEK, 2(1), 1–8. Retrieved from https://ejournal.sttp-yds.ac.id/index.php/js/article/view/129

Issue

Section

Articles