Analisis Implikasi Perendaman Air Hujan Terhadap Kinerja Perkerasan Aspal Berdasarkan Parameter Marshall

https://doi.org/10.35583/js.v14i1.444

Authors

  • Sahriyal Sahriyal Prodi Teknik Sipil, ITB Indragiri
  • Erny Institut Teknologi dan Bisnis Indragiri
  • Riza Pahlifi Institut Teknologi dan Bisnis Indragiri

Keywords:

Perkerasan Aspal, Air Hujan, Parameter Marshall, Kinerja Perkerasan

Abstract

Perkerasan jalan memiliki peranan penting dalam mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi, namun kinerjanya sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, khususnya air hujan. Infiltrasi air hujan ke dalam lapisan perkerasan dapat menurunkan daya ikat antara aspal dan agregat sehingga mempercepat kerusakan jalan. Penelitian ini mempunyai tujuan guna menganalisis pengaruh perendaman air hujan kepada  nilai stabilitas, flow, serta parameter Marshall berupa Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), dan Void Filled with Asphalt (VFA), serta mengevaluasi implikasinya terhadap kinerja perkerasan aspal. Penelitian menerapkan metode eksperimen laboratorium melalui pengujian Marshall pada benda uji campuran aspal yang direndam menggunakan air hujan melalui variasi waktu 24 jam, 48 jam, 72 jam, 120 jam, dan 168 jam. Campuran aspal dirancang menggunakan metode Marshall untuk memperoleh kadar aspal optimum sebelum dilakukan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya lamanya waktu perendaman, menurun juga nilai stabilitas campuran aspal, sedangkan nilai flow mengalami peningkatan. Nilai VIM dan VMA cenderung meningkat masing-masing sebesar 4,25 % dan 15,55%, sementara nilai VFA mengalami penurunan sebesar 72,67 % akibat masuknya air ke dalam rongga campuran yang menyebabkan berkurangnya daya ikat aspal terhadap agregat.. Perendaman air hujan menyebabkan penurunan nilai stabilitas dan Marshall Quotient (MQ) masing-masing sebesar 29,07 % dan 235 kg/mm serta peningkatan nilai Void in Mix (VIM) sebesar 4,25%, yang mengindikasikan melemahnya ikatan aspal-agregat dan menurunnya kinerja perkerasan aspal terhadap beban lalu lintas. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perendaman air hujan memberikan dampak negatif kepada kinerja perkerasan aspal karena mempercepat terjadinya moisture damage yang dapat mengurangi umur layanan perkerasan jalan

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-06-27

How to Cite

Sahriyal, S., Erny, & Pahlifi, R. (2026). Analisis Implikasi Perendaman Air Hujan Terhadap Kinerja Perkerasan Aspal Berdasarkan Parameter Marshall. SAINSTEK, 14(1), 69–75. https://doi.org/10.35583/js.v14i1.444

Issue

Section

Articles