Kajian Kapasitas Struktur Atas Jembatan Rangka Baja Eksisting Berdasarkan Standar Pembebanan SNI 1725:2016 Menggunakan MIDAS Civil (Studi Kasus: Jembatan Sungai Kembung Luar Kecamatan Bantan)
Keywords:
Jembatan Rangka Baja, Kapasitas Struktur, SNI 1725:2016, Lendutan, MIDAS CivilAbstract
Jembatan Kembung Luar merupakan sarana transportasi penting yang menghubungkan Desa Pambang dengan Desa Teluk Lancar di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Jembatan rangka baja yang dibangun pada tahun 2003 ini memerlukan evaluasi berkala untuk memastikan kapasitas dan kelayakan strukturalnya masih memadai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas dan kinerja daya layan struktur Jembatan Rangka Baja Sungai Kembung Luar berdasarkan kondisi eksisting, mengacu pada SNI 1725:2016 dan klasifikasi jalan yang berlaku. Material baja diasumsikan bertipe BJ-55 dengan tegangan leleh 460 MPa karena tidak tersedia data pengujian aktual maupun dokumen as-built. Pemodelan dan pengecekan kapasitas dilakukan menggunakan MIDAS Civil dengan metode LRFD, mencakup beban mati, beban hidup (lajur "D" dan truk "T" 9 ton), beban angin, dan beban gempa. Hasil analisis lendutan akibat beban truk 9 ton menunjukkan nilai 87,06 mm (Daya Layan 1), 98,43 mm (Daya Layan 2), 93,04 mm (Daya Layan 3), dan 83,01 mm (Daya Layan 4), seluruhnya melampaui batas izin L/800 = 75 mm. Pengecekan kapasitas penampang menunjukkan sejumlah elemen menghasilkan rasio demand/capacity (Rmax) > 1,000. Disimpulkan bahwa jembatan tidak memenuhi persyaratan batas daya layan (serviceability limit state) ditinjau dari lendutan, dan terdapat elemen yang tidak memenuhi kapasitas penampang berdasarkan SNI 1725:2016. Diperlukan evaluasi lanjutan, perbaikan struktural, dan pengujian material aktual.





