Penggunaan Aspal Buton Berbutir Pada Campuran Lapisan Perkerasan AC-BC
Keywords:
asbuton berbutir, campuran aspal AC-BCAbstract
Bidang perkerasan jalan mengalami banyak perkembangan menyesuaikan kebutuhan pengguna jalan. Salah satu yang menjadi perbincangan adalah mulai beralihnya dari penggunaan aspal cair ke penggunaan Asbuton. Hal ini dilakukan dalam rangka mencari sumber daya alam selain Aspal cair. Pemakaian Asbuton dan agregat lokal juga diharapkan dapat mendorong perkembangan infrastruktur khususnya di Riau terutama pada bidang perkerasan jalan serta mengatasi berkurangnya pasokan bahan Material. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan Aspal buton Berbutir pada campuran panas AC-BC dengan menggunakan agregat quarry desa Muara Takus melalui pengujian marshall. Metode penelitian meliputi pengujian sifat bahan, pengaruh penggunaan Asbuton berbutir terhadap gradasi campuran dengan menggunakan pengujian marshall. Bahan yang digunakan adalah agregat berasal dari desa Muara Takus dan Asbuton Berbutir tipe 5/20 dengan lima nilai kadar aspal yang berbeda. Berdasarkan hasil pengujian dapat ditarik kesimpulan bahwa Kepadatan (density) mengalami peningkatan hingga batas maksimum namun setelah melewati batas maksimum pada kadar aspal 6,6 % mengalami penurunan dengan nilai 2,306 gr/cc. Hal ini dapat mempengaruhi mutu campuran. Akan tetapi nilai stabilitasnya juga naik pada kadar aspal 5,6 % dengan nilai 1100,82 Kg. hal ini dapat disebabkan rongga udara masih belum terpenuhi oleh aspal dan aspal berfungsi sebagai pengikat bukan pelicin. Nilai kadar aspal optimum pada campuran AC-BC menggunakan asbuton berbutir adalah 5,6%.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





